Diet dan pola makan sehat saat ini sudah menjadi trend yang mendunia. Terutama bagi kaum hawa, diet sudah menjadi kebiasaan demi menjaga penampilan dan mendapatkan tubuh ideal.

Saat ini ada banyak metode atau cara diet yang bisa diterapkan semua orang. Mulai dari diet karbohidrat, diet protein, diet keto, diet vegan, diet mediterania dan lain sebagainya.

Jika bicara tentang metode diet, maka kita tidak bisa menyingkirkan diet yang banyak dilakukan orang saat ini, yaitu diet karbohidrat.

Jika diartikan diet karbohidrat adalah tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali, maka itu tidaklah benar.

Diet karbohidrat tetap mengharuskan mengkonsumsi sumber makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat, namun dengan porsi yang lebih sedikit. Istilahnya juga dapat disebut sebagai diet rendah karbohidrat (a low-carb diet).

Karbohidrat secara alami banyak terdapat pada biji-bijian, sayuran, buah, kacang-kacangan, dan susu. Karbohidrat ini disebut juga karbohidrat kompleks.

Selain itu, ada pula karbohidrat rafinasi atau karbohidrat sederhana pada tepung terigu atau gula, yang digunakan dalam makanan olahan. Misalnya nasi putih, roti, pasta, keik, permen, minuman soda, atau minuman manis lainnya.

Karbohidrat secara alami banyak terdapat pada biji-bijian, sayuran, buah, kacang-kacangan, dan susu. Karbohidrat ini disebut juga karbohidrat kompleks.

Selain itu, ada pula karbohidrat rafinasi atau karbohidrat sederhana pada tepung terigu atau gula, yang digunakan dalam makanan olahan. Misalnya nasi putih, roti, pasta, keik, permen, minuman soda, atau minuman manis lainnya.

Diet Karbohidrat

Dilansir dari Women’s Health, aturan diet karbohidrat adalah membatasi konsumsi karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana seperti gula, permen, makanan yang terbuat dari tepung terigu dan beras putih.

Bahkan beberapa makanan sehat namun tinggi karbohidrat seperti buah mangga, pisang, jagung, ubi, dan kentang perlu dihindari karena tinggi karbohidrat.

Karbohidrat sederhana (misalnya yang ditemukan dalam gula, roti putih, pasta, biskuit, dan sereal) mengandung indeks glikemik tinggi.

Artinya, makanan tersebut menyebabkan peningkatan gula darah secara mendadak dan tajam. Jika tidak digunakan, gula darah tersebut akan disimpan sebagai lemak.

Dalam kondisi normal, tubuh membakar karbohidrat untuk dijadikan bahan bakar atau energi. Ketika asupan karbohidrat dikurangi secara drastis dengan melakukan diet karbohidrat, metabolisme tubuh akan memasuki proses ketosis, yaitu membakar lemak untuk mendapatkan sumber energi.

Ketika lemak dibakar dan menjadi sumber energi utama, berat badan pun akan berkurang. Inilah yang mendasari mengapa diet karbohidrat dapat membentuk badan ideal.

Berat Badan Turun

Dengan mengurangi asupan karbohidrat, berat badan mu bisa berkurang. Bahkan bisa berkurang hingga 5kg dalam sebulan lohh. Nahh, tentunya berat badan ideal bukan lagi sekedar angan-angan.

Pada kondisi normal, asupan karbohidrat yang disarankan lebih dari setengah total kalori. Jika asupan 2.000 kalori per hari, maka porsi karbohidrat sekitar 900-1300 atau sebanyak 225-325 gram.

Lalu, berapa jumlah karbohidrat pada diet karbohidrat? Umumnya, karbohidrat dibatasi 60-130 gram yang mengandung 240-520 kalori. Asupan karbohidrat kurang dari 60 gram per hari, sudah tergolong sangat rendah.

Untuk memperoleh manfaat diet karbohidrat optimal, tidak hanya dibutuhkan pembatasan asupan karbohidrat, namun juga jenis karbohidrat yang dikonsumsi.

Kacang-kacangan, sayur, buah, dan produk olahan susu rendah lemak bisa menjadi pilihan karbohidrat yang sehat. Sementara itu, karbohidrat sederhana seperti nasi putih, pasta, roti, dan permen manis disarankan dibatasi, bahkan dihindari.

Yang tidak kalah penting dalam diet karbohidrat yaitu asupan protein seperti ikan, ayam, daging, dan sayur. Studi menunjukkan, penurunan berat badan pada diet karbohidrat juga disebabkan lebih banyak asupan protein dan lemak yang membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Ketika kita menjalankan diet karbohidrat tentunya asupan karbohidrat dan metabolisme tubuh akan sedikit terganggu. Lantas apa yang harus kita lakukan dalam hal menjaga keseimbangan metabolisme tubuh ketika menjalankan diet karbohdirat?

Simak 5 anjuran ini ketika menjalankan diet karbohidrat :

1. Minum air putih yang banyak

Diet Karhobidrat Perlu AIr Putih

Ketika melakukan diet rendah karbohidrat, tubuh akan mengalami perubahan metabolisme. Pada orang yang melakukan diet rendah karbo, tubuh akan mengalami ketosis.

Ketosis adalah kondisi di mana tubuh manusia memproduksi keton untuk digunakan sebagai bahan bakar, karena sudah tidak ada lagi bahan bakar dari karbohidrat. Keton ini selanjutnya akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urin.

Semakin tinggi kandungan keton dalam tubuh, semakin banyak yang harus dikeluarkan melalui urin. Oleh karena itu, resiko dehidrasi menjadi lebih tinggi. Untuk itu, minumlah lebih banyak untuk menghindari kemungkinan dehidrasi.

2. Konsumsi makanan berserat

Makanan Berserat

Serat memang termasuk golongan karbohidrat, namun serat tidak bisa diserap tubuh, tidak menghasilkan energi, dan tidak mempengaruhi kadar gula darah

Serat justru menjaga tubuh dari terjadinya sembelit, salah satu efek samping yang sering muncul ketika seseorang mengubah pola makannya.

Contoh sumber serat adalah sayur-sayuran. Sayuran mengandung karbohidrat yang rendah namun mengandung banyak serat yang sangat dibutuhkan tubu.

Serat dalam sayuran memberikan isi bagi perut sehingga lebih cepat kenyang. Ketika kita merasa kenyang maka cenderung tidak makan banyak.

3. Berilah waktu adaptasi untuk tubuhmu

Diet Karbohidrat

Ketika memutuskan untuk diet rendah karbohidrat, tubuh perlu melewati masa adaptasi. Jadi, kurangilah jumlah karbohidrat secara bertahap, jangan langsung memangkas asupan karbohidrat besar-besaran.

Tubuh lemas, tak bertenaga, dan sembelit merupakan perubahan awal yang akan dialami. Jangan samakan metabolisme tubuhmu dengan orang lain. Jika efek dari diet karbohidrat ini sudah mulai parah, maka kamu harus segera berkonsultasi ke dokter.

4. Olahraga secara teratur

Olahraga Teratur

Ketika memutuskan untuk mengubah diet, banyak godaan yang terjadi, salah satunya jadi malas untuk melakukan olahraga. Padahal, olahraga dapat membantu tubuh dalam mengontrol berat badan dan membakar kalori.

Rajin lah berolahraga karena dapat membantu kesehatan jantung dan paru-paru menjadi lebih baik. Dengan begitu, kita akan memiliki banyak energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

5. Pastikan asupan vitamin mu tercukupi

Diet Karbohidrat Asupan Vitamin

Sayur dan buah adalah sumber vitamin dan mineral untuk tubuh. Vitamin dan mineral sangat diperlukan untuk segala proses metabolisme dalam tubuh. Apapun sumber makanan yang kita makan, kita memerlukan vitamin dan mineral untuk membantu proses penyerapan di dalam tubuh.

Perlu ditekankan, dalam menjalani diet karbohidrat tidak hanya jenis asupan yang dapat mempengaruhi diet kamu, tapi juga berapa kali Anda makan dalam sehari dapat mempengaruhi kesehatan dan berat badan. Beberapa dokter mengatakan asupan lima kali sehari dengan jenis makanan tinggi serat dapat mempertahankan kesehatan pencernaan dan terhindar dari konstipasi (kesulitan buang air besar).

Anjuran makan lima kali sehari bisa jadi berdasarkan teori diet dengan membagi asupan setiap 3 jam selama sehari. Artinya tubuh tidak perlu menyimpan kalori karena akan diperbarui setiap 3 jam sekali, dengan kalori asupan terakhir lebih kecil dibandingkan asupan lain seharian.

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *